Ketika perjuangan selama tiga tahun di hakimi oleh tiga hari
Setelah minggu kemaren anak² sma melakukan ujian nasional, senin besok gilaran anak² smp yang akan mempuh ujian nasional. carut marut dunia pendidikan indonesia kayanya masih akan berlanjut,, kemaren ni ada liat di berita,, ada sebagian oknum guru yang memperbaiki hasil ujian anak didiknya.. alasannya takut siswa siswi nya pada g’ lulus,,, so demi kelulusan anak didiknya sebagian oknum guru rela menjatuhkan harga dirinya untuk hal yang tak sepantasnya dilakukan oleh “pahlawan tanpa tanda jasa” tersebut
Setelah saya perhatikan,,, cie cie,,, dah jadi pemerhati pendidikan nich sekarang ceritanya.. :D.. kalau diperhatikan dengan seksama para siswa tersebut seperti dihakimi oleh ujian nasional yang berlangsung hanya 3 hari.. tar mereka mendapatkan hasilnya “lulus” atau “g’ lulus” sebulan kemudian… aneh banget rasanya. kenapa saya bilang aneh “karena perjuangan mereka selama tiga tahun penuh serasa tidak ada artinya” inti dari perjuangannya hanya ditetapkan dalam waktu tiga hari.. proses belajar selama tiga tahun tidak ada harganya..
kalau metode pendidikan di indonesia seperti ini,, suatu saat nanti boleh kan kita sekolahnya hanya satu tahun aja.. buat apa kita susah payah berlajar selama tiga tahun. lebih baik satu tahun aja.. langsung kelas tiga aja… karena intinya nya kan cuma ujian selama tiga hari.. waktu satu tahun saya rasa cukup untuk memahami materi ujian nasional tersebut.. buat apa susah² kelas satu dan dua.. kalau nantinya tiada gunanya..
18 comments Mei 4, 2008


