Ketika perjuangan selama tiga tahun di hakimi oleh tiga hari
Mei 4, 2008
Setelah minggu kemaren anak² sma melakukan ujian nasional, senin besok gilaran anak² smp yang akan mempuh ujian nasional. carut marut dunia pendidikan indonesia kayanya masih akan berlanjut,, kemaren ni ada liat di berita,, ada sebagian oknum guru yang memperbaiki hasil ujian anak didiknya.. alasannya takut siswa siswi nya pada g’ lulus,,, so demi kelulusan anak didiknya sebagian oknum guru rela menjatuhkan harga dirinya untuk hal yang tak sepantasnya dilakukan oleh “pahlawan tanpa tanda jasa” tersebut
Setelah saya perhatikan,,, cie cie,,, dah jadi pemerhati pendidikan nich sekarang ceritanya.. :D.. kalau diperhatikan dengan seksama para siswa tersebut seperti dihakimi oleh ujian nasional yang berlangsung hanya 3 hari.. tar mereka mendapatkan hasilnya “lulus” atau “g’ lulus” sebulan kemudian… aneh banget rasanya. kenapa saya bilang aneh “karena perjuangan mereka selama tiga tahun penuh serasa tidak ada artinya” inti dari perjuangannya hanya ditetapkan dalam waktu tiga hari.. proses belajar selama tiga tahun tidak ada harganya..
kalau metode pendidikan di indonesia seperti ini,, suatu saat nanti boleh kan kita sekolahnya hanya satu tahun aja.. buat apa kita susah payah berlajar selama tiga tahun. lebih baik satu tahun aja.. langsung kelas tiga aja… karena intinya nya kan cuma ujian selama tiga hari.. waktu satu tahun saya rasa cukup untuk memahami materi ujian nasional tersebut.. buat apa susah² kelas satu dan dua.. kalau nantinya tiada gunanya..
….
Ada baiknya pemerintah juga memerhatikan proses berlajar siswa selama tiga tahun tersebut,, karena yang saya perhatikan.. para siswa n siswi malah terbebani dengan target nilai yang di tentukan,, trus perjuangan mereka selamat tiga tahun tidak bisa membantu.. bahkan ada sebagian dari mereka yang stress duluan sebelum ujian.. bisa saja nilai mereka selama ini bagus,, trus pas mo ujian nasional ada masalah dengan kesehatannya yang mengakibatkan dia g’ konsen,, trus hasil ujian menunjukkan kalau dia g’ lulus.. alangkah tragisnya..
Kalau saya boleh memberi saran buat pemerintah,,, sebaiknya kelulusan siswa tidak hanya di tentukan oleh ujian nasional yang tiga hari aja,, tetapi liat juga lah perjuangan mereka selama tiga tahun.. win win solution
Selamat ujian ya adik² ku.. berdoa, berusaha,, berlajar.. moga sukses
18 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed



1.
FaNZ | Mei 4, 2008 at 9:23 am
hauahauahuahua doa kan saja semua anak indonesia lulus.. btw sebenarnya ujian nasional g perlu di ada in karen pendidikan di indonesia belum merata
2.
Fivy Okvita | Mei 4, 2008 at 9:52 am
Yupz,, saiia setuju bgt tuh. Apalagi soal and nilainya disamakan se-Indonesia… Serasa nggak adil deh,,, liad aja sekolah yang berada di pedalaman (bknnya mo ngejelek-jelekin yak) tapi apa adil pemerintah menerapkan peraturan kayak gitu ??? nggak tau kpn deh, pendidikan Indonesia bakalan maju !!!
3.
diorockout | Mei 4, 2008 at 11:43 am
Kita doain aj bsok UNnya lancar..
4.
fikriana | Mei 4, 2008 at 11:53 am
Sebenernya gak usah takut sama UAN nya. Asal kita belajar dengan baik maka pasti kita akan bisa menjawab soal. Tetapi tetap selain belajar kita harus selalu berdoa agar dipermudah dalam ujiannya. Jika standar nilai kita tidak di tingkatkan maka standar pendidikan kita akan terus tertinggal. Kapan akan maju pendidikan kita????
5.
rinyyunita | Mei 4, 2008 at 12:00 pm
Ujian atau test adalah salah satu indikator keterserapan materi yang diberikan pada peserta didik. Ujian memang bukan segalanya namun sangat menentukan keberhasilan. Proses pembelajaran yang dilalui juga penting karena disitulah pembentukan karakter berperan. Sebenarnya budaya yang memandang ujian adalah segalanya yang harus ditinjau ulang.
6.
zoel chaniago | Mei 4, 2008 at 12:12 pm
@Fanz yup mari berdo’a
gimana mo rata.. pembangunan hanya terpusat di kota²
@Fivy kapan² maju nya
@diorockout amiinnnn
@Fikriana bener juga kk.. tapi kayanya sistemnya masi harus di benahi dulu ya kan… biar merata
@rinyyunita yup setuju banget kk… harus di tinjau ulang
7.
citra | Mei 4, 2008 at 12:48 pm
Emang sih kliatannya ga fair banget
3hari untuk selamanya
Tapi harusnya UAN ga sah dijadiin beban
Toh kalo selama 3taon dah blajar bener-bener, ngapain takut ma ujian?
Standar soal juga udah disesuaikan koq sama daerahnya…
Jadi,,, UAN? Siapa takut….
*ngakak coz dah lulus UAN taon lalu*
8.
orangkecil | Mei 4, 2008 at 3:46 pm
ya… gitulah Indonesia…
Salam kenal…
9.
FaNZ | Mei 4, 2008 at 5:00 pm
Tambahan dari saya
Ujian nasional kali ini mendadak bgt
Masa’ blg 6 mata plajaran yg mw d un kan waktu kls 3
G fair bgt
Hrz ny sejak kls 1 d blg
Pendidikan kekny cuma proyek bebera org
10.
FaNZ | Mei 4, 2008 at 5:06 pm
Tambahan dari saya
Ujian nasional kali ini mendadak bgt
Masa’ blg 6 mata plajaran yg mw d un kan waktu kls 3
G fair bgt
Hrz ny sejak kls 1 d blg
Pendidikan kekny cuma proyek bebera org
Hehehehe
11.
kang4roo | Mei 4, 2008 at 8:02 pm
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
KALO MAU BIKIN BLOG, JANGAN LUPA MASUK SITUS “Leoxa.com”
(Themenya Keren Abiss & Bisa Pake Adsense)
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
12.
achoey sang khilaf | Mei 5, 2008 at 1:34 am
Yup
semestinya memang proseslah yang dijadikan penilaian
lihat saja betapa proses pendidikan di kita banyak yang kacut marut
siswa yang ogah-ogahan belajar, bolos, gak serius, ngerjain PR di sekolah, ulangan nyontek, kerjaannya pacaran melulu di sekolah (layakkah ini utk lulus jika UN nya bagus?)
Guru malas ngajar,ngajar sembarangan, di kelas cuma cerita dan bercanda (layakkah jika siswa2nya semua bernilai UN bagus?)
13.
zoel chaniago | Mei 5, 2008 at 3:34 am
@citra heheheh dah lulus ya,.. sama dunk!!! tapi kan kasihan liat adik² terbebani
@orangkecil ya mo gimana lagi… this is indonesia.. salam kenal kembali
@fanz.. kacihan,, tapi katanya cuma 3.. mayan banyak juga tuch…
moga lulus ya
@achoey nah itu lah masalahnya.. kenapa prosesnya tidak di anggap
14.
ngaong | Mei 5, 2008 at 4:52 am
kalau kita terus menentang apa yang dilakukan peerintah khusunya diknas dalam hal ini, generasi penerus bangsa ini akan hancur. semangat belajar hampir tidak ada. banyak yang mencari alasan belajar 3 tahun hanya berahir dengan 3 hari. terus waktu tiga tahun itu sebenarnya sudah sangat cukup sekali untuk lulus disaat uan tiba dengan catan siswa harus benar - benar belajar dengan sungguh - sungguh, bukan terobsesi jadi artis atau jadi anak punk. menyedihkan sekali kalau anak - anak bangsa semua pengen jadi artis. dan kita jangan selalu mencari - cari alasan untuk terus menyalahkan pemerintah. kita lihat saja kenyataannya…..
hanya anak - anak yang malas, atau yang suka tawuran, preman, atau memang idiot yang tidak lulus ujian tsb. biarkan aja mereka tidak lulus salah sendiri tidak belajar.
yang pasti kita hanya butuh generasi yang cerdas yang punya iman buak pecandu narkoba agar bangsa ini bisa diselamatkan
15.
YoHang | Mei 5, 2008 at 5:22 am
Memang benar, apakah adil ‘perjuangan tiga tahun dihakimi oleh tiga hari’. Tapi pertanyaannya, apakah mau itu para pelajar ‘dihakimi oleh tiga tahun’, alias nilai-nilai selama 3 tahun digunakan semua, atau justru 3 tahun ujian terus? Hehehehe.
16.
realylife | Mei 5, 2008 at 12:10 pm
harapannya
semoga pemerintah bisa menemukan formula yang tepat demi kemajuan negeri ini
amin
17.
Mus_ | Mei 5, 2008 at 2:41 pm
pemerintah mungkin juga lagi cari solusi. tapi, selagi solusinya belum didapat, siswa-siswanya ikut ujian aja dulu. :))
18.
zoel chaniago | Mei 5, 2008 at 5:11 pm
@ngaong bukannya g’ mendukung kk..
tapi kayanya sistem nya rada g’ baik.. ya sedikit memberi saranlah ke pemerintah.. pendidikan di indonesia kan blom merata
@yohang hehehe minimal prosesnya juga punya andil kk, g’ terpaku pada uan aja
@realylife amin…. moga aja
@Mus_ yuuupp ujian kan g’ bisa di tunda.. tapi ke depannya mesti diperbaiki moga aja