Jangan pernah membaca salam dengan Singkatan Ass..
Mei 8, 2008
Alhamdulillahirobbil’alamin lagi² saya mendapatkan ilmu dari internet dan membaca² artikel.. mungkin rekan² pernah mampir ke situs ini http://www.eramuslim.net sebuah situs dimana apabila kita mendaftar disana maka kita akan dikirimi artikel artikel lepas islami yang bermanfaat. saya juga baru bergabung disana,, kalau rekan² mo daftar disana juga bole cukup mengisi nama dan email aja,, cukup mudah bukan.. berikut ini salah satu artikel yang saya rasa cukup bermanfaat bagi kita dari situs tersebut.. jujur saja, saya sering banget ngelakuinnya karena dah terbiasa..
Arti Ucapan Salam dgn Singkatan ; Ass… (dari SMS di HP and
Oleh: indra yogiswara,tinggal di JakartaUcapan ”Assalamu’alaikum”, السلام عليكم, merupakan anjuran agama, dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan umat beragama, dengan salam dapat menjalin persaudaraan dan kasih sayang, karena orang yang mengucapkan salam berarti mereka saling mendo’akan agar mereka mendapat keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kalian tak akan masuk surga sampai kalian beriman dan saling mencintai. Maukah aku tunjukkan satu amalan bila dilakukan akan membuat kalian saling mencintai? Yaitu, sebarkanlah salam di antara kalian.” [HR Muslim dari Abi Hurairah]
Saya seringkali menerima sms atau e-mail dari beberapa kawan dan juga beberapa ustadz yang mengawali salamnya dengan singkatan. Singkatannya pun macam-macam. Ada yang singkat seperti “Asw” atau “Aslm”. Ada yang sedikit lebih panjang seperti ; “Ass Wr Wb” atau “Aslmwrwb” . Namun yang sering saya dapatkan, adalah singkatan “Ass”. Singkatan terakhir ini paling umum dan paling sering digunakan. Bagi saya, ini adalah singkatan yang tidak enak untuk dibaca, terlebih kalau mengerti artinya.Marilah kita simak singkatan ini. Dalam kamus linguistik yang saya punya, arti dari kata Ass yang berasal dari bahasa Inggris itu adalah sebagai berikut;
“Ass” berarti: Pertama, kb. (animal) yang artinya keledai. Kedua, orang yang bodoh. Don’t be a silly (Janganlah sebodoh itu). Dan ketiga, Vlug (pantat).
Padahal seperti kita ketahui ucapan Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh adalah sebuah ucapan salam sekaligus doa yang kita tujukan kepada orang lain. Ucapan salam dalam Islam sesungguhnya merupakan do’a seorang Muslim terhadap saudara Muslim yang lain. Maka, apabila kita mengucap salam dengan hanya menuliskan “Ass”, secara tidak sadar mungkin kita malah mendoakan hal yang buruk terhadap saudara kita.Kita paham, mungkin banyak orang diantara kita cukup sibuk dan ingin cepat buru-buru menulis pesan. Barangkali, singkatan itu bisa mempercepat pekerjaan. Karena itu, penulis menyarankan, jika memang keadaan sedang tidak memungkinkan untuk menulis salam lewat SMS dengan kalimat lengkap karena sedang menyetir di jalan, misalnya, solusinya cukup mudah adalah menulis pesan to the point saja. Tulislah “met pagi, met siang, met malam dan seterusnya. Ini masih lebih baik dibandingkan kita harus memaksakan diri menggunakan singkatan dari doa keselamatan Assalamu’alaikum menjadi “Ass” (pantat).
Jangan sampai awalnya kita ingin menyampaikan doa keselamatan yang terjadi justeru sebaliknya, mendoakan keburukan. Kalau boleh saya mengistilahkah, niat baik ingin berdoa, jadinya malah ucapan kotor.
Ucapan salam adalah ucapan penghormatan dan doa. Apabila kita dihormati dengan suatu penghormatan maka seharusnya kita membalas dengan sebuah penghormatan pula yang lebih baik, atau minimal, balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.
Hasa saja, kalau kita mengganti ucapan kalimat salam arti awalnya sangat mulia, maka, yang terjadi adalah sebaliknya, salah dan bisa-bisa menjadi umpatan kotor.
Karena itu, jika tidak berhati-hati, mengganggati ucapan Assalamu’alaikum (Semoga sejahtera atasmu) dengan menyingkatnya menjadi “Ass” (pantat), ini mirip dengan mengganti doa yang baik dengan mengganti dengan bahasa jalanan orang Jakarta, yang artinya kira-kira, berubah arti menjadi (maaf) “Pantat Lu!”
Singkatan ala Rasulullah
Meski nampak sederhana, ucapan salam sudah diatur oleh agama kita (Islam). Ucapan Assalamu alaikum السلام عليكم dalam Bahasa Arab, digunakan oleh kaum Muslim. Salam ini adalah Sunnah Nabi Muhammad SAW, intinya untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah umat Muslim di seluruh dunia. Mengucapkan salam, hukumnya adalah sunnah. Sedangkan bagi yang mendengarnya, wajib untuk menjawabnya. Itulah agama kita.Sebelum Islam datang, orang Arab terbiasa menggunakan ungkapan-ungkapan salam yang lain, seperti Hayakallah. Artinya semoga Allah menjagamu tetap hidup. Namun ketika Islam datang, ucapan itu diganti menjadi Assalamu ‘alaikum. Artinya, semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa.
Ibnu Al-Arabi didalam kitabnya Al-Ahkamul Qur’an mengatakan, bahwa salam adalah salah satu ciri-ciri Allah SWT dan berarti “Semoga Allah menjadi Pelindungmu”.
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata bahwa Rasul bersabda, “Kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman, dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai (karena Allah). Apakah kamu maujika aku tunjukkanpada satu perkara jika kamu kerjakan perkara itu maka kamu akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kamu!” (HR. Muslim)
Abu Umammah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: ”Orang yang lebih dekat kepada Allah SWT adalah yang lebih dahulu memberi Salam.” (Musnad Ahmad, Abu Dawud, dan At Tirmidzi)
Abdullah bin Mas’ud RA meriwayatkan Bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Salam adalah salah satu Asma Allah SWT yang telah Allah turunkan ke bumi, maka tebarkanlah salam. Ketika seseorang memberi salam kepada yang lain, derajatnya ditinggikan dihadapan Allah. Jika jama’ah suatu majlis tidak menjawab ucapan salamnya maka makhluk yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang menjawab ucapan salam.” (Musnad Al Bazar, Al Mu’jam Al Kabir oleh At Tabrani)
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Orang kikir yang sebenar-benarnya kikir ialah orang yang kikir dalam menyebarkan Salam.” Allah SWT berfirman didalam Al-Qur’an Surat An-Nisa Ayat 86. Demikianlah Allah SWT memerintahkan agar seseorang membalas dengan ucapan yang setara atau yang lebih baik.
Bedanya agama kita dengan agama lain, setiap Muslim ketika mengucapkan salam kepada saudaranya, dia akan diganjar dengan kebaikan (pahala).
Dalam kaidah singkat menyingkat pun sudah diatur oleh Allah dan diajarkan kepada Rasulullah. Dalam suatu pertemuan bersama Rasulullah SAW, seorang sahabat datang dan melewati beliau sambil mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum”. Rasulullah SAW lalu bersabda, “Orang ini mendapat 10 pahala kebaikan,” ujar beliau.
Tak lama kemudian datang lagi sahabat lain. Ia pun mengucapkan, “Assalamu‘alaikum Warahmatullah.” Kata Rasulullah SAW, “Orang ini mendapat 20 pahala kebaikan.” Kemudian lewat lagi seorang sahabat lain sambil mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum warahmatullah wa baraokatuh.” Rasulullah pun bersabda, “Ia mendapat 30 pahala kebaikan.” [HR. Ibnu Hibban dari Abi Hurairah].
Nah dari tiga singkatan itu silahkanAnda pilih yang mana yang Anda inginkan tanpa harus menyingkatnya sendiri yang justru bisa menghilangkan nilai pahalanya. Tentu saja, jangan Anda lupakan, tiga singkatan itu sudah rumus dari Nabi yang dipilihkan untuk kita.
Satu hal lagi yang perlu diingat adalah ketika kita menuliskan kata Assalamu’alaikum, perlu diperhatikan agar jangan sampai huruf L nya tertinggal sehingga menjadi Assaamu’alaikum.
Karena apa ? Diriwayatkan bahwa dahulu ada seorang Yahudi yang memberi salam kepada Nabi dengan ucapan “Assaamu ‘alaika ya Muhammad” (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu).
Dan kata assaamu ini artinya kematian. Kata ini adalah plesetan dari “Assalaamu ‘alaikum”. Maka nabi berkata, “Kalau orang kafir mengatakan padamu assaamu ‘alaikum, maka jawablah dengan wa ‘alaikum (Dan semoga atas kalian pula).” [HR. Bukhari]
Tulisan ini, mungkin nampak sederhana. Meski sederhana, dampaknya cukup besar. Boleh jadi, kita belum pernah membayangkannya selama ini. Nah, setelah ini, sebaiknya alangkah lebih baik jika memulai kembali menyempurnakan salam kepada saudara kita. Tapi andaikata memang kondisi tak memungkinkan, sebaiknya, pilihlah singkatan yang sudah dipilihkan Nabi kita Muhammad SAW tadi. Mungkin Anda agak capek sedikit tidak apa-apa, sementara sedikit capek, 30 pahala kebaikan telah kita kantongi. [indra yogiswara,tinggal di Jakarta/www.hidayatullah.com]
jadi mari kita ucapkan salam secara sempurna
Baca artikel lainnya disini
Entry Filed under: Islam, renungan. Tag: agama, aqidah, Islam, salam.
13 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed



1.
Fivy Okvita | Mei 8, 2008 at 7:56 am
yupz,, bner bgt tuh…spt yg kita ketahui salam itu adl doa,,dan doa itu berisikan ttg hal yg mulia…dan sgt tdk pantas kata itu diganti dg hal yg b’sifat menghina,,mmg kebanyakan dr kita membudayakan hal yg b’sifat meniru,,,dan inilah akibatnya,,hal yg mgkn di anggap sepele bisa berakibat fatal…
2.
nengthree | Mei 8, 2008 at 8:42 am
ya..ya..ya..
dah beberapa taun ini ga pernah “ass” lagi.
soalnya ga enak banget
3.
diorockout | Mei 8, 2008 at 11:17 am
bener-bener,,
aku dah gak setuju dengan sebutan salam yang disingkat-singkat..
apa susahnya sih nulis Assalamualaikum..
4.
abasosay | Mei 8, 2008 at 12:48 pm
Ga enak sih dapat salam yang cuman tiga huruf itu. Apalagi yang terkenal artinya yang (maaf) pantat. Biasanya sih saya gak jawab salam yang macam begitu.
Kalau disingkat ‘Salaamun’ boleh gak ya?
Salam kenal…
5.
yellashakti | Mei 8, 2008 at 12:56 pm
jadi inget lelucon ini:
“Pentesan Indonesia gak makmur, gak maju, ketinggalan terus,,lha wong salam aja disingkat, kapan sejahteranya,,,ass itu gak ada artinya”
6.
hanggadamai | Mei 9, 2008 at 12:03 am
wah syukron atas postingannya
7.
zoel chaniago | Mei 9, 2008 at 2:19 am
@fivy bener banget tu,, jangan pernah angga sepele ya kan…
@nengthree heheheh kalau saya baru tau kk.. kemaren² ni masih make ass
@diorockout kadang kan terbiasa ama yang singkat² kk… instan githu lo
@abasosay mending assalamu’alaikum aja kk
@yellashakti hu’uh g’ da artinya kalau dalam bahasa inggris artinya keledai atau orang bodoh
@haggadamai sama²
8.
Zulmasri | Mei 9, 2008 at 2:47 am
Astaghfirullah. Jujur saja saya pernah menyingkat, tapi membacanya nggak. Trims, ini tulisan penting banget.
9.
achoey sang khilaf | Mei 9, 2008 at 3:24 am
saya dikasih tau seorang akhwat
jangan pake ass tapi asw
atau sekalian aja semuanya tanpa disingkat
10.
Rian | Mei 9, 2008 at 6:21 am
hueaheuahua.. di IRC tuch sering. nyebut salam pake kata “ass”
11.
suprie | Mei 10, 2008 at 5:27 am
Thanks ya Mas… Selama ini ane kagak tau
12.
zoel chaniago | Mei 10, 2008 at 6:24 am
@zulmasri ma kasih kk, alhamdulillah kalau tulisan saya bermanfaat
@achoey lebih baik semuanya aja kk.. asw apaan ya artinya??
@rian heheheheh ketahuan banget anak chatting
@ suprie sama²
13.
rumahbagonjong | Mei 16, 2008 at 12:46 pm
salam…….
ambo mo nanya??
kalo disingkat dengan Salam gimana???
apa artinya juga beda jadinya???
sukran…
arimau campo