Kun Fayakuun: Bercermin dari Tukang Kaca

April 21, 2008 pukul 2:37 pm | Ditulis dalam film | 7 Komentar
Tag:

Satu lagi film religius meramaikan dunia perfilman indonesia.. kayanya sich sekarang lagi ngetrend nich film dengan nuansa religius,, setelah kesuksesan Ayat ayat cinta akan kah Kun Fayakun menyamainya…. atau bahkan film yang masih dalam tahap produksi seperti Ketika cinta bertasbih akan melebihinya….

Lebih lanjut tentang film ni saya kutip dari detik.

Kun Fayakuun: Bercermin dari Tukang Kaca Silahkan baca lebih lengkap..

Tanggal: 21/04/2008 14:28 WIB

Ardan (Agus Kuncoro), seorang penjual kaca keliling hidup dengan keluarga yang dihimpit kemiskinan. Ia tinggal bersama istri (Desy Ratnasari) dan kedua orang anak di sebuah rumah dari kayu.

Untuk memenuhi kebutuhan makan dan biaya sekolah kedua anaknya, Ardan harus berjualan puluhan kilomeneter. Namun keyakinan terhadap Tuhan dan prinsip moral membuat ia dan keluarganya terus bertahan.

Sampai pada suatu ketika, keluarga Ardan tidak mempunyai uang sepeserpun. Ini mengharuskan Ardan, sebagai kepala keluarga mengalah tidak makan demi anak istrinya.

Dalam perjalanan Ardan mencari uang, ia melihat sebuah toko kaca besar. Dengan segala kerendahan hati, ia pun memimpikan kelak memiliki toko kaca.

Dengan segala usaha keluarga Ardan mewujudkan impiannya. Hanya keajaiban Tuhan-lah yang bisa menolongnya. Dalam betuk apa keajaiban Tuhan itu?.

Film ‘Kun Fayakuun’ merupakan buah pikiran Ustad Yusuf Mansur dengan disutradarai Guntur Novaris. Tidak hanya Desy Ratnasari dan Agus Kuncoro yang terlibat, Zaskia Mecca dan Andre ‘Stinky’ juga ikut bermain sebagai cameo.

Ide cerita dalam film ini cukup memberikan pencerahan dan semangat menghadapi hidup. Sayangnya alur ceritanya sangat lambat.

Dari awal cerita saja, penonton sudah dibuat jenuh. Sekilas melihat film ini tidak jauh berbeda dengan sinetron di televisi.

Pemain lama terlibat, tidak menjamin kualitas akting yang memukau. Itulah yang terjadi pada film ini. Akting Desy Ratnasari dan Agus Kuncoro seperti tidak ada chemistry sebagai sepasang suami-istri. Akting keduanya juga cukup kaku.

7 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Kapan MUlai mainnya zul?

  2. 17 april katanya kk.. kata teman yang dah nonton lumayan lah film nya… perjuangan hidup sebuah keluarga yang tak pernah lelah memohon ridho Allah

  3. Waduh mesti nonton nih, Tapi katanya ngebosenin ya, sayang deh kalo ditonton hehe😀, nonton gak ya??. Tarix Jabrix katanya juga asik tuh kmaren wakaka..

  4. komennya di moderasi ya? koq gak keluar??

  5. sekalian Nyampah dah wakakaka

  6. iya,,, dikit membosanin kata orang yang dah nonton… hampir sama ma sinetron… tarik jabrix bole juga tuch…. pass iklannya di tv lucu bgt

  7. di bukittinggi ada byoskop juga yaak? 😮


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: