Resmi pindah

September 27, 2008 pukul 10:58 am | Ditulis dalam Artis, bebas, Berita, Bukittinggi, cerpen, cinta, curhat, event, film, lagu, olahraga, profil, renungan, umum, Uncategorized | 5 Komentar
Tag:

Huhhh saya dah g’ kuat punya istri dua,, makanya saya resmi pindah kesini

Http://zoel.web.id

Silahkan mampir ya :mrgreen:

Iklan

wEek End yAng Kejam

Agustus 4, 2008 pukul 5:23 pm | Ditulis dalam bebas, cerpen, cinta, curhat | 34 Komentar
Tag: , ,

Sebelumnya saya mo ucapin ma kasih dulu buat yang dah ngasi komentar di cerpen saya yang kemaren,, ternyata pengalaman dan cerita saya tersebut mendapat respon yang baik, saya jadi pengen nulis cerpen lagi tunggu aja yachh!!!!

Hufff week end, halahhh belagu pake bahasa inggris 😀 akhir pekan yang sangat tragis baru saja terlewati heheheh,, sungguh sangat kejam lebih kejam dari ibu tiri, di mulai dari hari jum’at pagi, uang di tangan cuma pas buat ongkos pulang ajah 2000, sisa nya dah abis buat beli sarapan, pengennya sihh langsung ke atm bukopin buat ngambil gaji,, oh nooo sesampai di atm pas cek saldo masih 50.000 shittttttttt daaahhhhh, kok belum masuk ya gaji nya… dengan sabarnya masih berpikir positif ahh mungkin tar siang masuk,, saya langsung pergi,, namun perasaan g’ enak,, hari gini g’ punya uang sedikitpun di dompet apa kata dunia… ya udahh langsung aja jalan ke atm mandiri buat ngambil uang,,, akhirnya dompet ke isi juga… Baca Selanjutnya

Hari ini dua tahun yang lalu

Agustus 2, 2008 pukul 4:21 pm | Ditulis dalam bebas, cerpen, cinta, curhat | 39 Komentar
Tag: ,

Sebuah cerita pendek tentang perjalan panjang seorang anak manusia yang ingin mengenal dunia dan dikenal oleh dunia. Semoga bermanfaat

Hari ini tepat dua tahun sudah aku mengerti betapa susahnya mencari uang itu, apalagi aku hanya tamatan Sekolah Menengah Kejuruan dengan jurusan Listrik Instalasi, sebenarnya ada tawaran untuk bekerja di Biro Instalasi, namun karena merasa g’ sanggup dan berat nya pekerjaan aku tolak, rencana awal yang pengen kuliah di Perguruan Tinggi Negeri pun g’ terlaksana. Berawal dari sakitnya ayahanda tercinta yang harus di operasi dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tawaran pmdk pun aku tolak. Penolakan yang sangat di sayangkan oleh wali kelasku waktu itu, karena saat itu nilai ku sangat bagus dah berpeluang untuk dapat pmdk di ptn hanya dengan membayar formulir sebesar Rp 115.000. Sampai akhirnya akupun lulus tampa tujuan yang jelas. Disaat teman²ku sibuk dengan SPMB aku hanya menatap kosong langit biru, seandainya kuliah rasanya uang dari orang tuaku pun g’ cukup.

Baca selengkapnya

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.